Minggu, 12 November 2017

SUSU ALMOND TREN GAYA HIDUP SEHAT





Kira-kira   sejak  tahun 2014, susu almond menjadi tren gaya hidup sehat di kalangan masyarakat now.  Tanpa  disadari susu almond pelan tapi pasti   telah menjadi  pengganti susu sapi dan dikonsumsi sehari-hari,  apalagi bagi kaum vegetarian.  Begitu juga bagi  masyarakat yang  selama ini  tidak suka dengan susu hewan, susu almond bisa menjadi  pilihan  yang bagus.

Kenapa sih  mesti kacang almond?   Untuk saya yang memang suka dengan susu, harus pilih-pilih susu karena  minum susu bisa membuat lambung aku  sakit, makanya aku hanya minum susu murni atau susu kedelai biar aman lambungku. Tapi tau ga Mak sekarang ada susu yang berasal dari kacang almond?  

Kacang almond    memang bahan camilan   syarat nutrisi,   mengandung serat pangan, lemak tak jenuh, beberapa jenis vitamin B, E dan kandungan mineral seperti kalsium, magnesium, zat besi dan zinc. Itu semua    tentu saja  guna  untuk tubuh kita dan  fakta lainnya, kacang almond tidak mengandung kolesterol karena tidak berasal dari protein hewani.  Makanya    susu almond ngga bikin naikin berat badan loh. 

Setelah nyoba beberapa kali susu almond, sepertinya aku harus  mengabarkan kepada dunia bahwa susu almond itu harus menjadi konsumsi sehari-hari.  Niih…saya  bisikin  Me Time Susu Almond yang biasa aku konsumsi itu, luar biasa banget dengan  pilihan rasa yang dapat memenuhi keinginan siapa saja:  sweet original, chocolate, vanila, kurma merah, kelapa muda, plain dan cinnamon. Susu almond Me Time itu dibuat setelah Anda pesan, tanpa bahan berbahaya dan juga bahan pengawet.
Ada 8 manfaat yang akan Anda dapatkan  dengan  mengkonsumsi susu almond Me Time loh:

1.    Menyehatkan jantung, karena susu almond tidak mengandung kolesterol  dengan kandungan sodium  rendah dan lemak sehatnya tinggi,  sehingga  membantu mencegah tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.

2.       Membantu menurunkan berat badan, karena  250 ml susu almond mengandung  hanya 60 kalori,  sehingga  dapat  menjaga berat badan sehat Anda.

3.     Tulang jadi lebih kuat, meskipun tidak mengandung banyak kalsium seperti dalam susu sapi, susu almond memberikan 30% manfaat kalsium sehari-hari, juga 25% manfaat vitamin D yang mengurangi risiko arthritis, osteoporosis, dan meningkatkan fungsi imun. Ia juga meningkatkan kesehatan tulang.

4.   Mengurangi risiko diabetes, susu almond    memiliki karbohidrat rendah, yang berarti  tidak langsung meningkatkan kadar gula darah   secara signifikan, sehingga mengurangi risiko terkena diabetes. Ini karena susu almond mengandung indeks glikemik rendah, dan tubuh Anda akan menggunakan karbohidrat sebagai energi, jadi gula tidak disimpan sebagai lemak!

5.       Menjaga kesehatan kulit, karena susu almond mengandung 50%   vitamin E, yang mengandung antioksidan yang bermanfaat untuk kesehatan kulit. 

6.       Membantu memperkuat otot dan penyembuhan,  karena banyak   mengandung   vitamin B seperti zat besi dan riboflavin, yang keduanya penting untuk pertumbuhan otot  dan penyembuhan.

7.       Tidak mengandung laktosa, bagi  Pengidap intoleransi laktosa kesulitan mencerna gula dalam susu sapi. Jika Anda sering sakit perut atau diare setelah minum susu, mungkin Anda juga mengidap intoleransi laktosa. Jika demikian, susu almond lebih cocok dikonsumsi   Anda sebagai pengganti susu sapi.  

8.       Memperlancar pencernaan, karena  susu almond mengandung  hampir 1 gram serat/250 ml yang sangat penting untuk pencernaan Anda.

Sementara untuk Bumil mengkonsumsi kacang almond sebagai camilan juga sangat dianjurkan, biar nani ASInya lancar disamping minum susu almond. Me Time sebagai produksen susu almond satu-satunya yang saya rekomendasikan, karena  dibuat   setelah   dipesen dan   langsung kirim, jadi  masih   fresh lah.

 So…tunggu apa lagi Mak…..nih kalau mau pesan :
 Production House Jl. Raya Tanjung Barat No 22 Pejaten Timur,Pasar Minggu, Jakarta Selatan
ME TIME CARE
Call Me ( Phone & WhatsApp ) : 0812 2764 7973 (Diah) – 085714756788 (Denny)

Facebook : Diah Metime
Instagram : Metime_Milk
Email : info@metimeid.com / metimemilk@gmail.com
Atau di online shop seperti bukalapak.com atau tokopedia.com: metime milk shop


Rabu, 08 November 2017

MERAIH FULUS DARI MENULIS




Aku  memang  hobby menulis  sejak  masih SMP, ya bisa-bisa  sendiri aja.  Nggak ada  pakemnya, pokoknya nulis aja dengan  tulisan tangan, di buku harian dan di kertas-kertas  buku tulis gitu. Namun aku nggak  mudah menyerah,  dapat  training jarak jauh. Semua tugas dan materi yang dikirim melalui pos. Padahal tugas sebagai  redaksi  majalah internal kantor, tentu perlu kemampuan  menulis sangat dibutuhkan. Akhirnya mendapat kesempatan   training jurnalis di Dewan Press yang dibiaya penuh oleh perusahaan. Aku merasa paling beruntung, karena masih bertemu pemilik harian umum Kompas Jakoep Utama walau hanya 2 jam.

                                                         3 buku antalogi hasil   lomba

Mencari tempat training  penulisan  memang   tidak  mudah dan ketika  aku bergabung di IIDN,  kesempatan training pertama pun kulalui.  Sekolah Perempuan  yang membuka mataku, bahwa ilmu penulisan itu seluas lautan.  Bagaimana  mencari ide & memetakannya, personal branding, mengedit sendiri  sampai  membuat buku. Luar biasah bingit!........ Pokoknya nggak  rugi deh.  

Apalagi training penulisan yang  bukan hanya memberikan pelajaran saja, namun juga praktek langsung dan  guyuran  ilmu penulisan yang  tanpa henti pasca pelatihan. Debut pertama karyaku menjadi buku, adalah saat tulisanku terpilih  dalam suatu  lomba dan dibukukan sebagai buku antalogi.  Seneng  bingiiiiit…..

3 Buku antalogiku lahir  melalui  lomba yang  kumenangkan, semua itu merupakan  pintu yang dibuka Indiscrip untukku.  Untuk mencerahkan para  para ibu rumah tangga, Indiscrip  menggandeng agensi artikel   bernama  @ JoeraganArtikel  yang modulnya khusus untuk mengasah kemampuan ibu rumah tangga dalam membuat artikel, job review , cepren, blog  dan  lainnya.  Training ini  diajarin dari nol   sampai bisa memenuhi artikel pesanan dan selepas itu   langsung diberi kesempatan praktek, bahkan langsung magang. Bahkan saya  bisa menghasilkan fulus dari pasukan endorse, job review dan kontributor di Emakpintar.asia. 



Aku keasyikan ikut beberapa training di @Joeragan Artikel, dari status cantik sampai kelas editing. Bikin hidupku makin penuh warna dengan ilmu penulisan yang makin terasah dan dapat fulus pula.  Kerennya lagi, para lulusannya langsung direkrut  tim penulis emakpintar.asia dan   diberi binaan lanjut  guna  menapaki jenjang karier kepenulisan berikutnya.  So….tunggu apa lagi Mak, @ JoeraganArtikel  merupakan  jembatan  siapa saja yang mau   mendapatkan penghasilan  tambahan di sela-sela kesibukan mengurus rumah tangga.

Sabtu, 21 Oktober 2017

PATURASAN




Tahun delapan puluhan transmigrasi menjadi salah satu program pemerintah untuk penyebaran penduduk, agar merata di daerah atau provinsi yang masih kurang penduduuknya. Provinsi yang paling terkenal dengan transmigrasi yang berhasil adalah lampung, padahal hampir semua provinsi merambah para transmigrasi. Salah satunya di Nabire, Papua yang terkenal dengan jeruk manisnya. Ternyata yang menanam jeruk tersebut adalah para transmigrasi dari Purworjo, Jawa Tengah. Jeruk tersebut tumbuh subur bahkan buahnya lebih besar dari yang di Purworjo.

Ngomong-ngomong soal transmigrasi, saya punya pengalaman yang tidak terlupakan walau telah berlalu tiga puluh tahun lebih. Tapi  maaf Mba Ida, sesuai gambar alat transportasi yang ditampilkan tidak aku temukan pesawat udara. Semoga tetap boleh ikut ya pangalaman ini..hehehhe.

Dulu salah satu perusahaan yang ditunjuk pemerintah untuk mengangkut para transmigrasi, adalah perusahaan tempat aku bekerja. Aku sering mendapat tugas untuk mengantarkan saudara-saudara sebangsa  yang ingin memperbaiki hidup di daerah baru, dan yang paing sering aku mengatarkan ke pulau Kalimantan. Dari sekian kali bertugas mengantarkan para transmigrasi, ada kejadian yang tak terlupakan.  Waktu itu kami satu set crew yang terdiri dari dua penerbang, empat orang awak kabin dan seorang tehnisi, sesuai schedule kami JKT-BDJ-JKT (Jakarta-Banjarmasin-Jakarta). 


Setelah selesai preparation kami siap menerima penumpang untuk boarding dan awak kabin siap diposisis untuk menerima tamu. Aku mendapat posisi di kabin depan dengan Mba senior dan dua lagi bertugas di kabin belakang. Aku sudah biasa membawa para transmigransi dan selalu saja ada hal-hal lucu yang membuat kami tertawa, tapi dapat memaklumi sejauh itu tidak melanggar ketentuan. Maklum mereka pergi untuk pindah rumah, jadi kalau melihat barang bawaannya yang aneh-aneh ya selagi muat disimpan di luggages bin, silakan aja.

“Selamat pagi Pak, berapa nomor kursinya?” Yang ditanya terlihat bingung,  karena tidak mengerti apa yang ditanyakan hehehe…..para transmigrasi ini berasal dari Sukabumi. 
 “Mangga ka lebet, manga calik Pak, Ibu.” Mba senior meminta para penumpang masuk dan duduk agar tidak terjadi penumpukan di aile. Maklum Mba Senior asli orang Cirebon yang tentunya sangat fasih berbahasa sunda dan Alhamdulillah aku pun mengerti dan bisa sedikit-sedikit bahasa tersebut. Di tengah keriuhan mengatur penumpang untuk mencari tempat duduknya, tiba-tiba seorang penumpang yang telah duduk: “Teh, abdi bade piih” Tanya seorang ibu. 

“Mangga, paturasan aya ti payun,” jawab Mba Senior  sambil menunjuk ke arah depan. Melihat wajah bingungnya, akhirnya diantarnya ke kabin depan. Posisi Mba Senior digantikan temanku yang di kabin belakang.
“Teh, abdi bade cai” ucap seorang ibu ke temanku dan dengan sigap dia menjawab :. “Paturasan aya ti payun,” jawab temanku  mengekor ucapan Mba Senior sambil menunjuk kearah depan. Si ibu bengong mendapatkan jawaban dari temanku.  Aku kebetulan lewat dan menyuruhnya untuk duduk, tapi dia menunjukan obat anti mabok ke arahku dan bilang “Abdi hoyong cai”  “Ooh….sakedap yak Bu” jawabku sambil menuju pantry.

Ada beberapa yang meminta air untuk minum obat anti mabok dan semua ditunjukan ke arah paturasan oleh temanku. Aku senyum-senyum dan memberitahu  apa arti yang diinginkan penumpang itu, bukan ke paturasan Aku. maklum dia orang medan dan tidak mengerti bahasa sunda.
“Aku hanya ngikutin yang dibilang  Mba Senior, ternyata lain ya yang diminta” Jawabnya sambil menahan malu. 

Setelah boarding, kami kekurangan dua orang penumpang. Awak kabin belakang melihat seorang ibu sedang pipis di dekat roda tengah pesawat, dengan ditunggui anaknya yang berusia kira-kira tujuh tahun.  Saat itu Bandara Soekarno-Hatta masih sepi, karena masih uji coba dan baru perusahaan tempatku bekerja yang menggunakan bandara tersebut. Petugas ground handling akhirnya membantunya menaiki pesawat. Kami geleng-geleng kepala sambil senyum geli….wkwkwkwk….

Kejutan terakhir yang membuat kami tertawa geli, saat tiba di bandara Samsudin Noor Banjarmasin seorang bapak menanyakan dimana sandalnya.
“Bapak tadi taro dimana sandalnya?” Tanya ku
“Dibawah tangga waktu mau naik tadi”….ealaaaaah……sambil menahan tawa, aku memberikan penjelasan. “Maaf bapak, sandalnya masih di Jakarta. Ngga ke bawa, karena sekarang udah di Kalimantan.” Bapak itu manggut-manggut, “mangga teh, hatur nuhun” sambil turun. 

Daaan…..ketawa kita akhirnya pecah. Itu lah pengalaman yang selalu membuatku tertawa kalau mengingatnya dan tak terlupakan sampai saat ini.


#Ida Fauziah